Ketua PSSI Askab Karanganyar-Jateng Prihanto mengatakan secara faktual bantuan secara tunai langsung diberikakan kepada 4 komponen Liga Internal. Yakni bantuan untuk klub sepakbola masing-masing Rp2 juta per klub sepakbola, bantuan untuk wasit pertandingan Rp122 juta untuk 42 wasit dan petugas hakim garis.
Selain itu juga diberikan bantuan untuk kordinator Liga Internal yang mengawasi di 5 lapangan yang digunakan sebesar Rp19 juta serta bantuan untuk kordinator penyelenggara sebesar Rp3 juta per lapangan.
"Kemarin DP bantuan Bupati Rp200 juta sudah diserahkan secara tunai di Gedung DPRD Karanganyar Selasa malam (26/08/2020). kekurangannya diberikan pada pertengahan pertandingan " ujarnya.
Prihanto menjelaskan secara teknis ada 5 lapangan yang layak dipakai untuk Liga Internal sebagai perwakilan per zona di 17 kecamatan. Yakni Lapangan Plumbon-Tawangmangu, Lapangan Matesih, Lapangan Ngijo-Tasikmadu, Lapangan Jati-Jaten dan Lapangan Tuban-Gondangrejo. Adapun klub yang mengikuti pertandingan sebanyak 78 kesebelasan.
Sedangkan sistem pertandingan menganut sistem setengah kompetisi yang akan dibuka perdana secara serentak di lima lapangan. "Grand openingnya simbolis di Lapangan Plumbon, sedangkan yang empat lapangan lainnya juga digelar bersama saat itu juga" tukasnya.
Untuk itu Prihanto meminta dukungan semua pihak agar lembaran baru menuju suksesnya sepakbola di Karanganyar berlangsung mulus serta hasilkan bibit pemain bagus. " Kami berharap Liga Internal ini jadi momentum dahsyat kebangkitan sepakbola di Karanganyar setelah lama vakum" serunya.
Sementara itu Wakik Ketua PSSI Askab Karanganyar Ilyas Akbar Almadani yang juga Putera Bupati Juliyatmono mengaku optomis sepakbola di Karanganyar akan mendapat respon hangat dari rakyat. "Rakyat Karanganyar sudah haus sepakbola dan kita di PSSI menyambutnya" ujarnya.
