Penggunaan cara daring dalam pembukaan penyambutan mahasiswa baru yang dikenal dengan nama MASTA PMB (Masa Ta’aruf Penerimaan Mahasiswa Baru) ini, merupakan sebuah terobosan ditengah pandemi Covid-19 untuk mencegah penularan virus dikalangan mahasiswa.
Rektor UMS Sofyan Anif, mengatakan, pada MASTA yang akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 Juli ini, dalam tahap pertama diikuti sekira 5000 mahasiswa baru tersebar yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka semua hadir secara online dalam pembukaan.
"Dan hari ini kami menerima sertifikat dari MURI, sebagai rekor pelaksanaan MASTA mahasiswa baru secara daring. Dan ini baru pertama kali di Indonesia," kata Rektor saat acara Grand Opening MASTA, Senin (13/7/2020).
Pantauan hariankota.com, dalam acara pembukaan sekaligus penyerahan sertifikat MURI di Gedung Muh Djazman komplek kampus UMS setempat dengan undangan terbatas ini, juga hadir secara daring Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.
Senior Manajer MURI, Sri Widayati yang hadir menyerahkan sertifikat mewakili pendiri MURI, Jaya Suprana mengatakan, pencatatan rekor baru kegiatan MASTA UMS menambah jumlah rekor yang sudah dibukukan oleh beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya.
"Hingga saat ini sudah 9.500 rekor yang tercatat di MURI. Catatan rekor MURI untuk UMS ini menambah deretan rekor yang sudah didapat oleh sejumlah perguruan tinggi Muhammadiyah yang ada di Indonesia sebelumnya," sebutnya.
Dengan diserahkannya sertifikat rekor baru kepada Rektor UMS, maka ditegaskan Sri, secara resmi UMS telah tercatat sebagai perguruan tinggi pertama di Indonesia yang melakukan penyambutan mahasiswa baru secara daring.
